Data UMP/UMR Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) 2021

Data UMP/UMR Kabupaten/Kota di Provinsi Jateng 2022

Data UMP/UMR Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) 2021, Betantt.com – Untuk mengetahui berapa UMR tertinggi di Jateng, acuannya adalah kebijakan yang berlaku pada UMK dan UMP di suatu daerah.

Dirangkum dari data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pada Selasa (22/6/2021), untuk masing-masing daerahnya sehingga kebijakan gaji UMR di Kabupaten Kota se Provinsi Jawa Tengah mengacu pada UMP.

UMP sendiri dipakai sebagai patokan untuk menentukan upah minum kabupaten/kota atau UMK. Ini sesuai dengan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 226 Tahun 2000.

Jika bupati atau wali kota belum mengusulkan UMK kepada gubernur untuk disahkan hingga tenggat hari terakhir, maka upah minimum yang berlaku di kabupaten/kota tersebut harus mengacu pada UMP yang ditetapkan gubernur.

Daftar UMR tertinggi di Indonesia didominasi oleh provinsi-provinsi di luar Jawa, jika mengacu pada penetapan UMP 2021.

Data UMP/UMR Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) 2021
Data UMP/UMR Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) 2021

Upah Minimum Provinsi (UMP) 2021 Jateng

Gubernur Jawa Tengah telah menetapkan UMP tahun 2021. Penetapan UMP dilakukan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015.

Upah minimum provinsi Jawa Tengah untuk tahun 2021 ditetapkan sebesar Rp 1,798,979. Upah tersebut naik 3,27 persen dibanding UMP Tahun 2020.

Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2021 Jateng

Gubernur Jawa Tengah menetapkan upah minimum untuk 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah melalui Surat Keputusan Gubernur Jateng Nomor 561/61 tahun 2020.

Upah buruh di Jawa Tengah tertinggi masih di Kota Semarang sebesar Rp 2,302,797. Sementara, upah terendah adalah Kabupaten Banjarnegara sebesar Rp 1,805,000.

Berikut adalah daftar Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2021 Jawa Tengah :

PROVINSI
KETERANGAN
2020
2021
Persentase Kenaikan (%)
SK Gubernur
JAWA TENGAH
 Rp 1,742,015
Rp 1,798,979
3,27 %
Surat Keputusan Gubernur Jateng Nomor 561/61 tahun 2020

PROVINSI KABUPATEN / KOTAMADYA UMK 2020 UMK 2021
Jawa Tengah Banjarnegara (Kabupaten) Rp 1,748,000 Rp 1,805,000
Jepara (Kabupaten) Rp 2,040,000 Rp 2,107,000
Karanganyar (Kabupaten) Rp 1,989,000 Rp 2,054,040
Kebumen (Kabupaten) Rp 1,835,000 Rp 1,895,000
Kendal (Kabupaten) Rp 2,261,775 Rp 2,335,735
Klaten (Kabupaten) Rp 1,947,821 Rp 2,011,514
Kudus (Kabupaten) Rp 2,218,451 Rp 2,290,995
Magelang (Kabupaten) Rp 2,042,200 Rp 2,075,000
Pati (Kabupaten) Rp 1,891,000 Rp 1,953,000
Pekalongan (Kabupaten) Rp 2,018,161 Rp 2,084,155
Pemalang (Kabupaten) Rp 1,865,000 Rp 1,926,000
Banyumas (Kabupaten) Rp 1,900,000 Rp 1,970,000
Purbalingga (Kabupaten) Rp 1,940,800 Rp 1,988,000
Purworejo (Kabupaten) Rp 1,845,000 Rp 1,905,400
Rembang (Kabupaten) Rp 1,802,000 Rp 1,861,000
Semarang (Kabupaten) Rp 2,229,880 Rp 2,302,797
Sragen (Kabupaten) Rp 1,815,914 Rp 1,829,500
Sukoharjo (Kabupaten) Rp 1,938,000 Rp 1,938,000
Tegal (Kabupaten) Rp 1,896,000 Rp 1,958,000
Temanggung (Kabupaten) Rp 1,825,200 Rp 1,885,000
Wonogiri (Kabupaten) Rp 1,797,000 Rp 1,827,000
Wonosobo (Kabupaten) Rp 1,859,000 Rp 1,920,000
Batang (Kabupaten) Rp 2,061,700 Rp 2,129,117
Kota Magelang Rp 1,853,000 Rp 1,914,000
Kota Surakarta Rp 1,956,200 Rp 2,013,810
Kota Salatiga Rp 2,034,915 Rp 2,101,457
Kota Semarang Rp 2,715,000 Rp 2,810,025
Kota Pekalongan Rp 2,072,000 Rp 2,139,754
Kota Tegal Rp 1,925,000 Rp 1,982,750
Blora (Kabupaten) Rp 1,834,000 Rp 1,894,000
Boyolali (Kabupaten) Rp 1,942,500 Rp 2,000,000
Brebes (Kabupaten) Rp 1,807,614 Rp 1,866,722
Cilacap (Kabupaten) Rp 2,158,327 Rp 2,228,904
Demak (Kabupaten) Rp 2,432,000 Rp 2,511,526
Grobogan (Kabupaten) Rp 1,830,000 Rp 1,890,000

Perbedaan UMP dan UMK

Nah, jika sudah memahami apa itu UMR, selanjutnya penting untuk tahu informasi seputar perbedaan UMP dan UMK. Asal usul UMP dan UMK sebenarnya tidak lepas dari penerapan gaji UMR di masa lalu.

Melalui Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 226 Tahun 2000, UMR Tingkat I diubah menjadi Upah Minimum Provinsi (UMP). Sementara, UMR Tingkat II diubah menjadi Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

Artinya sebelum penggunaan istilah UMP dan UMK, semua penyebutan upah minimum menggunakan UMR, baik Tingkat I maupun Tingkat II. UMP merupakan perubahan nama dari UMR Tingkat I yang penetapannya oleh gubernur.

Sementara, UMK yang tak lain dulunya disebut UMR Tingkat II ini merupakan standar upah minimum yang berlaku di daerah tingkat kabupaten/kota yang penetapannya dilakukan oleh gubernur meski pembahasannya diusulkan oleh bupati atau wali kota.

Jika pada suatu kabupaten/kota belum bisa mengusulkan angka UMK, maka gubernur menjadikan UMP sebagai acuan untuk pemberian upah di kabupaten/kota tersebut.

Itulah penjelasan mengenai perbedaan UMP dan UMK, termasuk cara penerapan 2 mekanisme pengupahan tersebut di Indonesia.

Selain UMK dan UMP, ada dua istilah lain dalam aturan pengupahan. Pertama, Upah Minimum Sektoral (UMS) Provinsi, sebelumnya bernama Upah Minimum Sektoral Regional Tingkat I. Adapun, di tingkat kabupaten/kota, dikenal dengan Upah Minumum Sektoral (UMS) Kabupaten/Kota yang sebelumnya menggunakan istilah Upah Minimum Sektoral Regional Tingkat I.

Semoga artikel mengenai Data UMP/UMR Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) 2021, bisa bermanfaat untuk Anda. Salam.

Baca Juga:

Nih buat jajan

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kirim FIle UP TO 10 GB Gratis
Coba Sekarang
Kirim FIle Ukuran Besar
UP TO 10 GB Gratis
Coba Sekarang