Bukit Persaudaraan Mau Hau Sumba,View yang Indah

Bukit Persaudaraan Mau Hau Sumba,View yang Indah

Waingapu, Sumba Timur memiliki sejumlah tempat wisata potensial. Mulai dari Pantai Walakiri, dari bukit Wairinding yang eksotis hingga Bukit Mau Hau, yang cukup unik dalam hal nama dan lansekap. Dengan lokasi yang cukup dekat dengan pusat kota Waingapu, bukit ini sering menjadi destinasi yang wajib dikunjungi bagi para wisatawan yang ingin menjelajahi keindahan alam Sumba Timur.

Bukit Persaudaraan Mau Hau Sumba,View yang Indah
Bukit Persaudaraan Mau Hau Sumba,View yang Indah

Akses ke lokasi Bukit Persaudaraan Mau Hau

Tidak jauh dari Bandara Umbu Mehang Kunda (sebelumnya Bandara Mau Hau), Waingapu berjarak sekitar 3 km. Akses ke bukit yang terkenal adalah salah satu lokasi film Golden Cane Warrior yang diproduksi oleh Mira Lesmana. Sebelumnya, pengunjung bisa menyewa kendaraan atau mobil di Kota Waingapu. Sejauh menyangkut harga sewa mobil, tarif sewa, mulai dari Rp.500.000 hingga Rp.600.000, digabungkan dengan pengemudi. Dan untuk biaya menyewa sepeda motor dari Rp.100.000 hingga 150.000 sehari.

https://www.instagram.com/p/CMeR5f9jgN4/

Dengan waktu perjalanan sekitar 15 hingga 20 menit dari pusat kota Waingapu, sebelum memasuki kampung Mau Liru, pengunjung pertama-tama akan menyeberangi Jembatan Kambaniru dan menuju ke bandara. Dari pertigaan, langsung menuju ke bandara dan, setelah melewati bandara, belok kanan. Tidak jauh dari bandara, di sisi kanan jalan, ada sebuah gereja dengan jalan kecil di sebelahnya.

https://www.instagram.com/p/CCCVXo9jlzT/

Arahkan kendaraan Anda di jalan kecil dan ikuti jalan sampai Anda menemukan pemukiman penduduk di atas bukit. Kondisi jalannya cukup bagus, hanya ada beberapa titik berbatu, tetapi tidak menghalangi perjalanan terlalu banyak. Sekitar 5 menit dengan mobil, Anda akan memasuki kampung yang cukup sepi dan tidak jauh dari sana ada sekolah dasar dengan lapangan yang luas.

https://www.instagram.com/p/BWVOfjxBSNc/

Baca juga:

Tidak ada panduan yang jelas untuk arah ke bukit ini, sehingga pengunjung kadang-kadang perlu meminta penduduk setempat untuk pergi ke Persaudaraan Bukit Mau Hau. Pengunjung dapat memarkir kendaraan mereka di jalan, dan kemudian berjalan kaki ke bukit untuk menikmati pemandangan yang indah.

Setelah tiba di puncak utama Bukit Persaudaraan Mau Hau, pengunjung akan melihat hamparan perbukitan dan sawah yang indah. Dari puncak bukit, pengunjung juga dapat melihat panorama kota Waingapu dan sekitarnya, disertai dengan Sungai Kambaniru yang megah yang terlihat dari atas. Hamparan padang rumput hijau dan indah yang mewarnai kondisi alam Sumba Timur menunjukkan wilayah ini sebagai tempat berkembang biak yang potensial.

https://www.instagram.com/p/Bhow481nAKR/

Lusinan sapi, kerbau, kambing, atau kuda Sandelwood adalah investasi ekonomi dan budaya di komunitas Sumba. Tidak ada fasilitas tambahan di sekitar bukit ini; Oleh karena itu, pengunjung harus membawa minuman dan makanan ringan sambil menikmati pemandangan indah dan angin sepoi-sepoi bukit. Keindahan matahari terbenam juga sangat cocok untuk dinikmati dari puncak bukit ini. Waktu terbaik untuk mengunjungi bukit ini adalah di pagi hari, ketika matahari tidak terlalu panas, dan di sore hari sambil menunggu matahari terbenam.

Nih buat jajan

Leave a Comment

Your email address will not be published.